March 6, 2015

Sindrom Nyeri Kepala Primer


kesehatan
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang sindrom nyeri kepala primer, karena sebelumnya saya sudah membahas tentang nyeri kepala sekunder jadi selanjutnya nyeri kepala primer. Tetapi di dalam artikel ini tentang nyeri kepala primer khususnya migren. Dan apakah kalian tau tentang migren? Kalau Anda tidak tau. Baiklah langsung saja kita bahas di bawah ini.
 
Migren
Migren adalah gangguan periodic yang ditandai oleh nyeri kepala unilateral (kadang bilateral) yang dapat disertai muntah dan gangguan visual.
Kondisi ini sering terjadi, lebih dari 10% populasi umum mengalami setidaknya satu serangan migren dalam hidupnya. Migren dapat terjadi pada semua umur, tetapi umumnya onset terjadi pada saat remaja atau usia dua puluhan, wanita lebih sering. Terdapat riwayat migren dalam keluarga pada sebagian besar pasien. Anak-anak yang mengalami mabuk perajalan dan muntah yang bersiklus seringkali mengalami migren dengan hipertensi dan cedera kepala.

Patofisiologi yang medasari migren masih belum jelas, tetapi gejala neurologis awal-aura (gejala visual, sensorik, dan fenomena lainnya) – menunjukkan fase vasokonstriksi intraserebral (ini merupakan penyerdehanaan; aura lebih mungkin merupakan penyebaran gelombang depolarisasi melalui korteks serebri). Nyeri kepala mungkin disebabkan oleh terjadinya vasodilatasi setelah vasokonstriksi, terutama pada pembuluh darah ekstraserebral kulit kepala dan dura. Terdapat bukti farmakologis mengenai keterlibatan jalur serotoninergik (5-HT) beserta neuropeptida vasoaktif. Baru-baru ini studi generic pada keluarga dengan migren hemiplegia menunjukkan peran kanal kalsium dalam pathogenesis migren. Berbagai factor dapat memicu serangan migren, termasuk:
  1. Stress, terutama setelah stress berakhir, misalnya pada akhir minggu atau hari libur,
  2. Latihan fisik,
  3. Diet – alcohol; kadang makanan tertentu dapat menjadi pencetus; misalnya keju, cokelat, anggur merah,
  4. Hormon. Onset migren dapat terjadi setelah menarke dan gejala dapat bertambah parah saat menopause. Serangan juga dapat terjadi sehubungan dengan menstruasi.
Beberapa sindrom yang dikenali akan dijelaskan di bawah ini:

Migren dengan aura (migren klasik)
Pasien mengalami gejala prodromal yang tidak jelas beberapa jam sebelum serangan, seperti mengantuk, perubahan mood, rasa lapar, atau anoreksia. Serangan klasik dimulai dengan aura. Gejala visual meliputi pandangan gelap yang berupa kilasan gelap yang cepat (teikopsia). Juga dapat terjadi pola pandangan gelap seperti bulan sabit atau berkunang-kunang (spectra fortifikasi). Dapat terjadi hemianopia homonym atau kebutaan total. Gejala sensorik lebih jarang terjadi akan tetapi dapat terjadi rasa baal unilateral dan parestesia pada wajah, lengan, dan kaki. Disfasia dan kelemahan anggota gerak jarang terjadi. Aura umumnya membaik setelah 15-20 menit (dapat juga berlangsung selama 1 jam), di mana setelah itu timbul nyeri kepala, walaupun kadang-kadang nyeri kepala dan gejala neurologis fokal terjadi bersamaan. Nyeri kepala migren umumnya unilateral dan periorbital, seringkali kontralateral terhadap sisi hemianopia. Nyeri terasa seperti ditusuk-tusuk dan lebih berat jika batuk, mengejan, atau membungkuk. Nyeri kepala terjadi beberapa jam (umumnya antara 4 sampai 72 jam). Pasien lebih suka berbaring di ruangan yang gelap dan tidur. Gejala yang menyertai yaitu fotofobia, mual, muntah, pucat, dan di luresis.

Migren tanpa aura (migren umum)
Pada kasus ini tidak terdapat aura, tetapi pasien mungkin mengalami gajala prodromal yang tidak jelas. Nyeri kepala dapat terjadi saat bangun tidur, dan gejala yang lain sam dengan migren tipe klasik.

Migren basilaris (varian Bickerstaff)
Sindrom ini terutama terjadi pada remaja wanita, dengan gejala karakteristik mengarah pada iskemia vertebrobasilar saat aura, yaitu vertigo, diplopia, disartria, ataksia, dan sinkop.
 
Migren hemiplegia dan oftalmoplegia
Sindrom ini jaran terjadi. Migren disertai hemiplegia ata oftalmoplegia, dengan tanda neurologis fokal yang persisten selama beberapa hari atau minggu. Diagnosis ditegakkan setelah penyebab penyebab struktual, misalnya aneurisma, telah singkirkan.
 
Demikianlah artikel ini tentanf sindrom nyeri kepala primer khususnya migren dan semoga artikel sanga bermanfaat dan saya ucapkan terimah kasih.

2 comments

terima kasih info nya gan,
mampir ya zamzamsenden.blogspot.com

Ternyata banyak juga ya jenis jenis sakit kepala.


EmoticonEmoticon